
Pernah nggak sih, kamu berangkat ke kantor dengan hati riang gembira, wangi parfum semerbak, rambut cetar badai, eh pas sampai kubikel mendadak hawanya berubah jadi kayak di Kutub Utara? Yap, itu karena kamu baru saja berpapasan dengan spesies rekan kerja yang hobi cosplay jadi CCTV alias Si Paling Julid.
Kamu baru beli tumbler baru, dia matanya roll-over sampai kelihatan putihnya doang. Kamu dipuji bos karena presentasi bagus, dia mendadak meriang di pojokan. Kamu bawa bekal ayam goreng, dia yang kepanasan. Ajaib memang!
Menghadapi rekan kerja yang sirik alias dengki ini memang butuh kesabaran ekstra. Kalau dibalas, takutnya level kita jadi sama kayak dia. Kalau didiamkan, kadang suka ngelunjak. Nah, buat kamu yang lagi pusing ngadepin drama office politics macam ini, tenang Bestie. Jauh sebelum ada konsep toxic workplace, Allah SWT ternyata sudah ngasih kita cheat code alias jurus pamungkasnya lewat Surah Al-Falaq.
Mari kita bedah cara elegan nan slay menghadapi mereka!
1. Sadari Bahwa "Si Sirik" Itu Sudah Ada Sejak Zaman Dulu
Di ayat ke-5 Surah Al-Falaq, Allah berfirman:
"Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad" > (Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki).
Lihat kan? Allah itu paham banget kalau di muka bumi ini bakal selalu ada orang-orang yang alergi lihat orang lain bahagia. Ayat ini tuh semacam validasi dari jalur langit buat perasaan bete kamu. Jadi, kalau ada teman kantor yang sirik, anggap saja dia sedang melestarikan "warisan purba" sifat manusia. Kasihan lho sebenarnya, dia capek sendiri mikirin kesuksesan kamu, sementara kamu makin glowing.
2. Jangan Dibalas Julid (Nanti Kantor Jadi Dapur Umum)
Orang dengki itu ibarat kompor mleduk. Kalau dia nyinyir dan kamu balas nyinyir, jadinya apa? Dapur umum! Panas, sumpek, dan nggak produktif.
Cara paling elegan adalah: Jangan biarkan dia menang. Orang sirik itu goal-nya satu, pengen lihat kamu ikutan menderita dan aura positif kamu hilang. Kalau kamu senyumin aja sambil tetap kerja bagus, itu sama saja kamu nyiram air es ke kepalanya. Bikin dia bingung, "Kok ni anak nggak baper sih gue sindir?" Biarkan prestasimu yang menampar mulut julidnya secara elegan. Plak!
3. Aktifkan Mode "Perisai Al-Falaq"
Ini intinya. Daripada buang energi nyindir balik di Instagram Story pakai quotes bijak atau ngomel di grup circle kamu, lebih baik langsung direct message ke "HRD Pusat" alias Sang Pencipta.
Surah Al-Falaq adalah surah perlindungan (Mu’awwidzatain). Saat kamu ngerasa ada energi negatif atau lirikan tajam dari Si Julid saat kamu lagi ngetik laporan, cukup tarik napas, baca Surah Al-Falaq dalam hati. Anggap saja kamu lagi menekan tombol shield (perisai) yang bikin semua omongan gaib dan niat buruk mental balik ke asalnya.
4. Doakan Saja Biar Dia Cepat Kaya (Atau Sibuk)
Ini mindset tingkat dewa. Kenapa orang sirik? Karena dia merasa kurang. Entah kurang apresiasi, kurang gaji, atau kurang piknik. Jadi, pas kamu habis shalat atau lagi berdoa, selipin doa buat dia. "Ya Allah, sibukkanlah Si X dengan kebahagiaannya sendiri supaya dia lupa ngurusin hidup hamba. Amin." Doa ini ampuh banget! Begitu dia sibuk ngurusin promo flash sale atau sibuk dapat gebetan baru, dia otomatis akan pensiun dini dari karirnya sebagai komentator hidupmu.
Kesimpulannya….
Punya teman sekantor yang sirik itu ibarat punya alarm gratis yang ngingetin kita buat terus mendekat sama Allah. Nggak perlu buang energi buat membuktikan diri ke mereka. Cukup berlindung kepada Allah, tetap jadi karyawan yang kece, dan biarkan Tuhan yang menjadi bodyguard VIP kamu.
Tetap semangat kerjanya ya! Biarkan mereka yang sirik makin ketinggalan di belakang, sementara kamu melesat maju bawa cuan!
Your email address will not be published. Required fields are marked *