
Pernah nggak sih, baru jam 10 pagi, tapi rasanya energi udah sisa 15%? Mata sih melek, tapi nyawa kayaknya masih ketinggalan di bantal.
Dikit-dikit emosi. Kesenggol dikit, nge-gas. Liat tumpukan kerjaan atau cucian, bawaannya pengen resign jadi manusia terus daftar jadi kucing piaraan orang kaya aja.
Kalau HP lowbat, kita paniknya setengah mati. Cari colokan kayak cari harta karun. Tapi kalau "Hati" yang lowbat? Seringnya kita paksa jalan terus sampai akhirnya hang, overheat, terus meledak (baca: nangis di pojokan kamar mandi atau marah-marah nggak jelas ke pasangan).
Nah, mumpung hari ini kita libur memperingati Isra Mi'raj, yuk kita ngobrol santai soal "Charger" tercanggih yang dibawa Nabi Muhammad SAW.
Isra Mi'raj: Misi Menjemput "Super Charger"
Jadi gini logikanya, Bestie.
Peristiwa Isra Mi'raj itu ibarat Nabi Muhammad SAW diundang langsung sama "CEO Semesta Alam" (Allah SWT) naik ke "Kantor Pusat" di Sidratul Muntaha.
Perjalanannya jauh, epik, dan mind-blowing. Pas pulang, Nabi nggak bawa oleh-oleh gantungan kunci atau cokelat. Nabi bawa oleh-oleh berupa perintah Shalat 5 Waktu.
Banyak yang mikir, "Waduh, beban nih. Harus gerak 5 kali sehari."
Eits, tunggu dulu. Ubah mindset-nya. Shalat 5 waktu itu bukan beban tagihan bulanan. Itu adalah 5 Voucher Power Bank Gratis yang dikasih Allah biar kita nggak gampang "error" menghadapi kerasnya dunia fana ini.
Kenapa Kita Butuh "Nge-Charge"?
Coba bayangin hidup kita sehari-hari:
Bangun tidur, langsung scroll medsos (lihat hidup orang lain kok enak banget, hati langsung insecure). -> Baterai Hati -10% (minus 10 persen)
Di jalan macet, diklaksonin angkot. -> Baterai Hati -15%
Di kantor dimarahin Bos, di rumah anak tantrum minta top up game. -> Baterai Hati -50%
Sore hari, kita udah jadi "Zombie". Kosong. Hampa.
Nah, Allah itu Maha Tahu kalau manusia itu gadget ciptaan-Nya yang paling high-maintenance. Makanya, disiapin tuh 5 titik Rest Area buat nge-charge:
Subuh: Starter pack biar nggak males.
Dzuhur: "Break time" dari gila-nya kerjaan. Ngademin otak yang udah ngebul.
Ashar: Suntikan tenaga pas mata udah 5 watt.
Maghrib: Tombol "Reset". Tutup laptop, ganti mode dari "Karyawan/Ibu Rumah Tangga" jadi "Hamba Allah".
Isya: Full charging sebelum tidur biar mimpi indah dan nggak overthinking mikirin cicilan.
Masalahnya: Kabel Kita Sering "Konslet"
Jujur aja nih ya (kita sama-sama ngaku dosa aja). Seringkali kita dikasih Power Bank, tapi makainya asal-asalan.
Shalatnya kilat banget: "Allahu Akbar..." (dua menit kemudian) "Assalamualaikum..."
Itu shalat apa lomba lari karung? Gimana baterai mau penuh kalau kabelnya baru dicolok sedetik udah dicabut lagi? Sinyal belum nyambung, eh udah log out.
Badan di Sajadah, Pikiran di Shopee:
Mulut baca Al-Fatihah, tapi otak lagi mikir, "Tadi kompor udah dimatiin belum ya?" atau "Duh, paket COD kapan nyampe ya?"
Ini namanya Ghost Charging. Dicolok sih, tapi dayanya nggak masuk. Hasilnya? Habis shalat kok masih gelisah? Ya iyalah, koneksinya lemot!
Tips Biar "Fast Charging"-nya Berhasil
Di momen Isra Mi'raj ini, yuk kita coba benerin dikit aja cara kita "nge-charge". Nggak usah muluk-muluk jadi ahli ibadah sekelas wali dulu, kita mulai dari yang ringan:
Jadikan Jeda: Pas adzan bunyi, taruh HP. Taruh kerjaan. Bilang sama dunia, "Bentar ya, mau meeting sama Bos Besar dulu."
Nikmati Air Wudhu: Pas air kena muka, bayangin itu lagi ngebilas stress, ngebilas omongan julid tetangga, dan ngebilas dosa-dosa kecil (atau dosa gede). Seger, kan?
Sujud yang Lama Dikit: Pas sujud, itu posisi "sinyal" paling kuat. Curhat deh di situ. "Ya Allah, capek banget hari ini, tolong kuatin ya," atau "Ya Allah, dompet tipis nih, isiin dong." (Boleh kok, Allah Maha Kaya).
Kesimpulan
Hidup emang capek, Bestie. Dunia nggak akan pernah kehabisan cara buat bikin baterai kita lowbat.
Tapi ingat, oleh-oleh Isra Mi'raj ada di saku kita. Kita punya akses VIP buat "nge-charge" hati kapan aja, gratis, tanpa kuota, dan unlimited.
Jadi, kalau hari ini rasa-rasanya pengen marah, pengen nangis, atau dada sesak... Coba cek, jangan-jangan kita lupa "nge-charge"?
Yuk, ambil wudhu. Gelar sajadah. Colokin hati kita ke "Langit". Biar pas balik ke dunia nyata, kita udah full power lagi!
Selamat Isra Mi'raj! Jangan lupa shalat, biar hidup nggak buffering melulu.
Your email address will not be published. Required fields are marked *